Berani Tentukan Prioritas, Fokus

Salah satu godaan terbesar bergelut di bidang kreatif adalah TIDAK BISA FOKUS. Banyak yang bilang bahwa hasrat untuk ber-multitasking itu kerap kali muncul. Alasannya beragam. Ada yang memang hobi bekerja, maruk dengan pekerjaan. Ada yang memang karena kebutuhan. Sah-sah saja tentunya. Toh, setiap orang yang terjun di dunia kreatif memang memiliki tujuannya masing-masing.

Berbeda lagi dengan pekerja non-kreatif (istilah saya sendiri) yang memang lebih bisa fokus atau setidaknya memang DIPAKSA untuk FOKUS, mau tidak mau. Tidak mungkin pegawai tetap perusahaan A bekerja juga sebagai pegawai tetap di perusahaan B, untuk kemudian di hari libur dia masih nyambi bekerja paruh waktu di perusahaan C. Tidak mungkin suami saya yang sudah bekerja tetap di tempat yang sekarang bekerja juga sebagai pegawai tetap di instansi yang lain. Bisa “bonyok”, cyinn. Hahaha.

Antara laki-laki dan perempuan, keduanya pun memiliki perbedaan terkait kebisaan mereka untuk FOKUS. Saya akui, laki-laki lebih bisa fokus dibandingkan perempuan. Mungkin, memang struktur otak perempuan yang memang tercipta untuk bisa multitasking. Dalam 24 jam, perempuan harus memerankan banyak profesi. Berbeda dengan laki-laki. Dan, ternyata hal ini cukup berpengaruh saat keduanya sama-sama bekerja di bidang kreatif. Yang saya amati, perempuan lebih mudah tergoda untuk ber-multitasking sedangkan laki-laki cukup bisa memilih satu bidang kemudian menekuninya dengan benar. Walaupun, ada pengecualian juga pastinya.

Sekilas, mengerjakan banyak hal dan memerankan banyak karakter itu nampak keren. Jadi ini, jadi itu, melakukan ini, melakukan itu, dll. Tapi, maaf, jika hasilnya ya standar-standar aja. Bagus sih memang, tapi ya standar. Berbeda dengan yang fokus.

Pada akhirnya, kembali lagi pada masing-masing. Tapi, dalam konteks dunia kreatif, tentu yang fokus akan mendapatkan tempat khusus daripada yang tidak.

Sekadar refleksi dan muhasabah untuk diri sendiri. Selamat beraktivitas dan semangat! :)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*