Menulis: Di Mana Saja, Bisa

Ini adalah salah satu postingan saya di blog lama (yang sudah saya hapus). Kejadiannya April 2012 sebenarnya. Tapi, saya baru bisa menuliskannya awal Mei.

Ini sebagai salah satu bukti bahwa menulis bisa dilakukan di mana saja, termasuk pada saat menemani suami. Saat itu, Mas Ryan ada tes kesehatan di Jakarta. Kami berdua berangkat dari Deltamas, Cikarang Pusat, pukul 03.00 WIB (FYI: tes kesehatannya jam enam pagi). Kami sempat istirahat di masjid di daerah Jakarta timur. Setelah isalat shubuh, kami pun menuju ke TKP. Sebenarnya, saat itu saya ngantuk berat karena enggak tidur. Soalnya, saya tipe orang yang sekalinya tidur enggak bisa dibangunkan. Jadi, kalau ada even penting, saya memilih enggak tidur daripada kebablasan. Hahahaha. Hadehhh. Oh iya, saya juga membawa peralatan “tempur” (baca: perlengkapan menulis).

Saat Mas Ryan menjalani tes kesehatan, saya menunggu di masjid dekat lokasi. Tempatnya bersih banget. Alhamdulillah, saya jadi bisa mengerjakan tugas-tugas di situ. Di mana pun berada, bisa bekerja, dong. #KreatifModeOn

Enggak nyangka, hampir dua tahun berlalu sejak peristiwa itu. Perjuangan, selalu nampak indah saat diceritakan, tapi tidak seindah saat masih menjalaninya. Namun, apapun itu, saya sangat menikmati masa-masa dua tahun yang lalu. Semoga hal-hal semacam ini bisa menjadi salah satu penguat cinta kami berdua. Tetap solid, selalu sabar, dan tidak menyerah dalam memperjuangkan apapun. Aamiin.

**

Di Mana dan Kapan Saja, Bisa! ^_^
Posted on May 9, 2012
1
Ketika harus menemani Mr. Cool (saingannya Mr. Simple) ke suatu tempat, daripada melongo aja, mending kubawa semua tanggunganku.
Bersama tas ransel yang selalu setia, akan ditemukan: neti (netbuk), modem, sunblock, penyegar badan (seharian biar g kecut), pulpen, tissue kering dan basah, dan mantel khusus akhwat
So, di manapun dan kapanpun
Tetap bisaaa

April_2012
Lokasi: ada dech

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*