Guruku Inspirasiku

image

Alhamdulillah, telah terbit buku solo saya berjudul “Tanpamu Kami Bukan Apa-Apa”.

Buku ini berisi 23 kisah inspiratif tentang guru (tidak hanya guru formal, namun juga guru kehidupan).

Ada kisah tentang mereka yang awalnya terpaksa menjadi guru, namun pada akhirnya cinta. Ego mereka luluh karena sesuatu yang tidak ternilai harganya dan tidak terbayangkan sebelumnya.

Ada pula yang sebaliknya, yakni kisah mereka yang ingin sekali menjadi guru namun kondisi sangat tidak memungkinkan. Meskipun demikian, mereka tidak ingin menyerah dengan keadaan karena impian menjadi seorang pendidik sudah mendarah daging.

Berikutnya, ada kisah-kisah dari mereka yang bingung harus memilih: idealis ataukah realistis. Tidak bisakah dua-duanya? Padahal mereka berkeyakinan jika bisa mendapatkan dua-duanya walaupun dengan perjuangan yang tidak “biasa”.

Tidak ketinggalan juga kisah-kisah dari mereka yang hidupnya sudah sangat nyaman dan berada di tempat yang tidak “terjangkau”, namun ternyata (masih) memiliki impian yang sangat mulia terkait dengan pendidikan, yang bagi orang lain mungkin tidak disangka-sangka. Lingkungan pergaulan yang cukup hedonis ternyata tidak mampu mengikis sisi kemanusiaan mereka.

Dan terakhir, kisah-kisah dari mereka yang secara kasat mata memang bukan guru sekolah (tidak berseragam dan tidak mengajar secara formal). Keberadaan mereka bisa jadi dilupakan padahal dari merekalah orang-orang sukses secara tidak langsung belajar tentang arti kehidupan.

Tentu, kita semua pernah menjadi murid. Tentu, kita semua pernah “bersinggungan” dengan orang lain, tapi pada akhirnya kita mendapatkan pelajaran berharga dari rasa sakit yang awalnya kita benci itu. Tentu, kita semua sebenarnya adalah guru, setidaknya guru untuk diri sendiri dan keluarga kita. Itu sebabnya, buku ini saya persembahkan untuk semuanya. Semoga bermanfaat dan bisa menyentuh serta mendamaikan hati para pembaca. Dan tentu saja tidak ketinggalan, bisa menyemangati semuanya (termasuk penulisnya terutama) untuk tidak lelah berprasangka, berpikir, dan berbuat yang positif walaupun dunia penuh dengan luka. Pasti dan selalu ada sesuatu berharga di setiap episode kehidupan yang kita lewati yang kadang tidak terlalu kita sukai.

Salam semangat,

Miyosi Miyo
Balikpapan, 1 Mei 2015 (1-5-2015)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*