Amanda Ratih Pratiwi: Penulis, Mompreneur, & Blogger

PicsArt_06-29-11.46.01

Dari judulnya aja, kita udah bisa menebak kalau istri dari Mas Lukman ini adalah petualang sejati. Indonesiaaa bangettt, kaann. Emberrr. Dan memang, dedengkot FLP Bekasi angkatan jebot (baca: angkatan dua) ini sukaa sekalii nguliahin kami soal Ambon. Bisa saya bilang, Mbak Manda ini salah satu warga negara Indonesia asli yang getol bangettt memperjuangkan kemajuan Indonesia Timur, coret Ambon. :) :)

Who Is She? Gugling aja sih, bereeess, gitu aja kok repot. Xixixi *peace

Karena ngebahas Mbak Manda dari sisi Mbah Google udah terlalu mainstream, maka kali ini, saya ingin ngerasanin Mpok Manda, begitu biasanya saya memanggil, selain Mpok Mendol, dari sudut pandang seseorang yang sudah bersahabat (kenal) sejak 2009. Konon, seorang ahli pernah bilang bahwa jika persahabatan itu udah lebih dari tujuh tahun, insya Allah akan langgeng. Aamiin.

Awal mula kenal Mbak Manda adalah saat saya bergabung dengan Forum Lingkar Pena Bekasi. Saat itu, wanita yang sempat mencicipi hidup di Makasar walau cuma sebentar ini, masih berstatus SINGLE. Baru setahun kemudian, Mbak Manda melepas masa lajangnya dan cuzz ngikutin suami dinas ke Ambon. Istri sholehah gitu, lhoh.

Dalam kurun waktu 2009 – 2010 (intinya sejak kami kenal sampai sesaat sebelum Mbak Manda nikah dan dibawa Mas Lukman ke Ambon), kami bersama sahabat2 FLP Bekasi lainnya hampir selalu bersama-sama.

1. Mbak Mandalah yang menggagas antologi “Super Father” yang terbit enam tahun kemudian, tahun 2015. Dan, saya menjadi salah satu kontributornya.
2. Mbak Manda menjadi salah satu kontributor di dua antologi yang saya gawangi: antologi tentang facebook dan skripsi krispi yang masing-masing terbit tahun 2010 dan 2011
3. Mbak Manda menjadi PJ antologi tentang puasa, dimana saya menjadi salah satu kontributornya juga
4. Kami bersama-sama menjadi peserta Buka Sahur Sastra di Depok, tahun 2010
5. Kami bersama-sama menjadi tim kelas Klub Novel, beberapa kali pelatihannya bahkan di rumah Mbak Manda

Intinya, selama tinggal di Bekasi, Mbak Manda hampir tidak pernah absen dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh organisasi kepenulisan yang sudah membesarkan namanya tersebut. Patut dicontoh, nihh!! Keaktifan Mbak Manda bukan semata-mata karena dia bendahara umum (alias karena kewajiban atau mau gak mau), bukaaan, tapi karena emang tulus dari hati. Salut!!

Pindah dari kota yang hampir dipenuhi segala macam fasilitas (dan masalahnya) ke tempat yang bisa dibilang lumayan sepi jika dibandingkan ibukota tidak membuat wanita yang pernah menjadi penulis artikel di PT. Asian Brain ini ber-excuse tidak bisa melakukan apa-apa. Menurut saya, Mbak Manda cukup cepat membaca peluang dan situasi karena taklama setelah pindah ke kota Ambon, istri Mang Lukman ini berbisnis tiket pesawat online. Wow banget, kan. Nulisnya gimana? Ya, teuteup. Nulis, iya. Bisnis, ho’oh, jabaninn alias sikatt.
Takselang berapa lama, bisnis Mbak Manda merambah ke beberapa bidang. Jujur, saya rada lupaa apa aja *teman macam apa ini*. Yang saya tahuu, karena keuletan berbisnis ini, Mbak Manda sampai dilirik salah satu penerbit mayor untuk ngebukuin kegiatan bisnisnyaa. Keren, yaa. Bukunya masih freshh bangettt. Katanya sih buku yang based or inspired by true story ini buat anak muda agar enggak tolah toleh kalau uang jajan habis dan jejeritan karena kiriman dari orang tua belum datang. Harus kreatif, dong. Masa kalah sama emak-emak. Begitulah kira-kira.

Ini penampakan bukunyaaa

unnamed

Gimana? Inspiring, ya? Pastinya!

Belum puas dengan kesibukan menulis, berbisnis, ngurus suami, serta momong Naqibe kun (anaknya doi, masa anak tetangga), pemilik blog www.catatanamanda.com ini melebarkan sayapnya ke dunia blogging. Walaupun sudah ngeblog sejak zaman saya masih unyuuu, tapi untuk yang benar-benar niatt bangett ya sekarang inii. Kalian bisa langsung kepoin blognya seperti apaa kok. Menurut saya sih keren, beda sama duluu *peace*.

Ehm, kayaknya segitu dulu ya rasan-rasan positif saya tentang Mbak Manda. Semoga pada terinspirasi, terutama yang muda. Hayooo, jangan mau kalah semangat sama emak-emak.

Buat yang ingin kenal (dalam artian ngajakin kerjasama di bidang yang positif serta bermanfaat, bukan untuk ngisengin), bisa langsung mendarat ke FB-nya Amanda Ratih Pratiwi atau website pribadinya yang alamatnya sudah saya cantumin di paragraf sebelumnya. Masih ingat, kan? :)

Yuukkk …

Salam semangat,

Miyosi Ariefiansyah

@miyosimiyo

12 Comments on Amanda Ratih Pratiwi: Penulis, Mompreneur, & Blogger

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*