Agen Naskah: Yay or Nay?

Agen Naskah Itu Apa?

Bisa dikatakan bahwa agen naskah adalah penghubung antara penerbit atau pemberi kerja dengan penulis. Kalau dalam dunia keartisan, agen naskah mirip dengan manajemen yang membawahi para artis yang menghubungkan artis dengan pemberi kerja/pemakai jasa.

Pun agen naskah. Posisinya ada di tengah-tengah.

**

Kenapa Agen Naskah Hadir? Bisa Dibilang Sisi Positif

Jika pertanyaannya demikian, maka jawabannya pasti karena pasarnya ada, karena keberadaan akan agen naskah itu dibutuhkan.

1. Penulis sibuk banget sehingga tidak sempat browsing atau pedekate dengan penerbit.

Keberadaan agen naskah dalam situasi ini akan sangat mendukung karena agen naskahlah yang bisa dibilang “mumet” mencarikan penerbit yang sesuai untuk naskahnya sang penulis sibuk ini.

Misal:

Seorang dosen yang sudah doktor wajib menerbitkan beberapa buku agar bisa menjadi profesor (salah satu syaratnya). Karena sang dosen sangat sibuk ngajar dan mengerjakan proyek sehingga ia meminta bantuan agen naskah untuk mencarikan penerbit yang kira-kira mau menerima karyanya untuk diterbitkan. Dalam hal ini, tugas sang dosen hanya menulis saja. Dia tidak perlu repot-repot browsing penerbit, pedekate, atau semacamnya.

Jangan dianggap sepele, browsing penerbit dan pedekate ke mereka itu butuh waktu yang enggak sebentar. That’s why bagi yang profesi utamanya bukan penulis tentu mengalami kesulitan di masalah waktu.

2. Penerbit tidak perlu pusing-pusing menyeleksi naskah penulis yang masuk karena sudah dibantu agen naskah untuk menyeleksi di awal.

Biasanya, agen naskah yang profesional (dan alhamdulillah semua agen naskah yang pernah bekerja sama dengan saya profesional) akan ketat dalam memilih naskah sebelum disalurkan ke penerbit. Dengan adanya proses tsb, setidaknya pekerjaan kru penerbit berkurang. Jika tanpa agen naskah, penerbit mungkin menyeleksi 8 kali. Maka dengan adanya agen naskah, penerbit mungkin hanya akan melakukan 4 langkah atau bahkan kurang.

3. Untuk penulisan proyek tertentu, peran agen naskah akan sangat diperlukan sebagai koordinator.

Misal, pemerintah memiliki proyek untuk menerbitkan buku-buku pengayaan yang nantinya akan disalurkan ke seluruh sekolah di Indonesia.
Pemerintah mengandeng penerbit dong, yaa.
Nah, kalau penerbit menggandeng siapa? Sedangkan yang namanya proyek itu biasanya dibatasi oleh waktu, misal 6 bulan harus selesai, & membutuhkan banyak orang.
It means penerbit harus hunting penulis-penulis yang sesuai. Butuh waktu, ya. Dan, itu pun belum tentu cocok. Ribet, ya.
Nah, biar enggak ribet, penulis menggandeng agen naskah sebagai koordinator penulis. Jadi agen naskahlah yang bertugas mencari penulis-penulis mumpuni sesuai yang diinginkan.

***

Kenapa Ada Juga Sisi Kurang Enaknya?

Ada sisi positif, maka ada juga sisi sebaliknya. Dan menurut saya, hal ini harus diketahui penulis agar ke depannya tidak terjadi salah paham.

Apa sisi kurang enaknya?

Fee penulis akan dipotong dengan persentase sesuai dengan kebijakan agen naskah masing-masing.

Ada yang 70% : 30 % dan ada juga yang 80% : 20% dimana persentase yang lebih besar adalah milik penulis

Menurut saya hal tsb fair. Kalau emang enggak mau fee kepotong, ya langsung aja cuzz ke penerbit. Sesederhana itu.

***

Cara Bekerja Sama dengan Agen Penulisan

1. Mencari di FB atau google dengan keyword “Agen Naskah” atau “Agen Penulisan”

Zaman sekarang banyak bangettt, tinggal pilihh

Saya pribadi pernah bekerja sama dengan agen naskah berikut ini (dan yang saya sebutkan di sini kredibel in syaa Allah, setidaknya yang saya alami baik-baik aja)

a. Indscript
b. Re! Media
c. Diaspora
d. Islandscript (sekarang sudah fokus hanya ke projek yang berhubungan dengan IT saja)

Di luar yang saya sebutkan itu masih adaa baanyaakkk

2. Teliti sebelum melamar sebagai penulis

3. Jika sudah yakin, silakan melamar sebagai penulis tentu dengan melampirkan CV dan penulisan di bidang apa yang diminati. Nanti, ketika mereka butuh, kita akan dihubungi untuk ikut seleksi. Mirip-mirip casting pemain sinetron, ya.

***

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan

1. Deadline yang diberikan kepada penulis hanya sekitar 2 – 3 minggu untuk 100 – 120 halaman.

Kok sangar bangett?? Ya kalau enggak mau ya jangan gabung. Beress. Huehehe.

2. Kualitas tulisan menentukan “hidup” kita selanjutnya.
Memang pressure-nya tinggi karena selain dituntut cepat, kualitas tulisan juga dinilai.
Kalau jelek, untuk ke depannya kemungkinan besar jasa kita tidak akan dipakai lagi

***

Kesimpulan: Agen Naskah Yey or Nay?

Pada akhirnya terserah kita. Selama mengetahui konsekuensinya plus minusnya, ya silakan saja memutuskan.

Semoga bermanfaat.

Selamat berkarya!!

Miyosi
www.rumahmiyosi.com
@miyosimiyo
FB Miyosi Ariefiansyah

Keterangan: pernah disampaikan di kelas menulis online

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*