Ernawati Lilys, Bukan Ibu Rumah Tangga Biasa

Jika masih saja ada yang berpikir bahwa wanita perkasa itu harus yang bisa marah dan berkata-kata kasar, maka ybs harus segera bertobat 😀

Jika masih saja ada yang beranggapan bahwa wanita kuat itu yang enggak butuh laki-laki dan enggak peduli dengan hal-hal domestik, lagi-lagi ybs harus segera konsultasi ke psikolog dan psikiater 😀

*peace*

Lahir di Bogor 32 tahun yang lalu, berwajah sangat oriental tapi Indonesia asli, lulus SMK langsung bekerja sekaligus kuliah, dan saat ini aktif dalam berbagai kegiatan menulis sembari mengurus TIGA BOCIL SENDIRIAN tanpa ART. Bisa dibilang “penampakan” cewek banget (enggak seperti ciri-ciri wanita “kuat” versi mainstream yang saya tulis di atas), tapi mental sangat maskulin alias bajaa. Sedikit bicara, banyak bekerja. Sedikit janji, banyak bukti. Enggak pakai beralasan anu ini itu sebagai pembenaran, tapi langsung jalani semua tugas yang diberikan. Enggak perlu berkoar-koar sana sini, tapi cukup “menggebrak” sekitar dengan prestasi nyata:

“Alhamdulillah, bukuku yang kesekian terbit,”

“Alhamdulillah, menang lomba blog,”

“Alhamdulillah, dapat bingkisan dari sponsor,”

Dan, semacamnya ….

Hal-hal nyata yang mampu membungkam sekitar karena takjub. Diam-diam menghanyutkanlah ya pokoknya.

Saya pribadi akan bilang “wow”

MasyaAllah

Daann …

Untuk kesekian kalinya saya membuktikan bahwa untuk menjadi wanita perkasa itu enggak perlu marah-marah atau berkata-kata yang menjatuhkan lawan bicara tiap detik, enggak perlu juga enggak butuh laki-laki (karena fitrah wanita adalah menjadi istri dan ibu), atau semacamnya yang zaman sekarang dianggap biasa bahkan wajib jika kita tidak mau dianggap wanita lemah. Enggak perlu semacam itu. Zaman feodal sudah berlalu, Dear. Hehe.

Saya pribadi kenal dengan sosok yang langganan juara ngeblog ini sejak 2009, saat bergabung di salah satu komunitas kepenulisan. Kami lumayan akrab salah satunya karena memiliki kesamaan: sama-sama pendiam. Walaupun makin ke sini sih terlihat perbedaan ya, kalau sosok ini memang kalem beneran, bukan kalem abal-abal seperti saya. Huehehehe.

Kegiatan komunitas yang saat itu cukup sering adalah alasan lain yang membuat kami akrab hingga kemudian join membuat buku bareng berjudul “KULIAH vs KULI-AH

Yups, dialah Ernawati Lilys pemilik blog http://www.ernawatililys.com/

Silakan diobrak-abrik blognya Mbak Erna. Di sana, kita akan dapat banyak informasi berguna. Ada parenting, ada gimana cara membagi waktu, ada tips-tips tentang menjadi ibu rumah tangga produktif, dan hal lainnya yang sangat sayang jika dilewatkan.

Semoga makin sukses ya, Mbak Na. Dan jika ada waktu, saya ingin request buku tentang SMK mengingat saat ini SMK begitu digalakkan dan dirimu adalah alumni SMK.

Beruntung bisa kenal denganmu :)

2 Comments on Ernawati Lilys, Bukan Ibu Rumah Tangga Biasa

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*