Menerangkan Profesi “Penulis Konten” ke Awam

Saya memulai merintis karier di dunia kepenulisan sebagai penulis konten 2009 silam. Selama itu, kerap kali saya ditanya, “Penulis konten? Apaan itu?”

Menerangkan profesi “penulis konten” ke sesama penulis atau orang yang bergelut di bidang penulisan tentunya sih enggak perlu. Toh, mereka sudah ngeh dan memang enggak nanya lagi. Tapi menjelaskan profesi tsb ke awam tentu harus jelas, biar enggak ambigu. Kalau saya sih hitung-hitung sosialisasi kok. Jadi enggak akan tersinggung apalagi baper dengan pertanyaan, “Penulis konten? Bukannya penulis itu pasti buku, ya?” atau pertanyaan serupa.

Oh iya, awam yang saya maksud di sini adalah siapa saja yang tidak bergelut di dunia penulisan sehingga kurang ngeh dengan beragam profesi yang ada di dalamnya. Jadi jangan tersinggung, ya. Saya sendiri pun jika disuruh menyebutkan ragam profesi di dunia teknik palingan tahunya cuma sebiji dua biji karena memang saya enggak menggeluti bidang tsb. Dalam kasus tsb. saya juga dikatakan awam. 🙂

Okaih?

Lalu, bagaimana cara saya menjelaskan profesi “penulis konten” ke mereka?

Biasanya begini:

Hampir setiap hari, kita pasti browsing. Entah itu nanya resep masakan, nanya beasiswa, nanya tips awet muda, atau apapun. Hampir setiap hari, kita enggak lepas dari yang namanya browsing browsing dan googling.

Dan, setiap kita menuliskan sebuah kata kunci di mesin pencarian alias google misal kita menuliskan “resep awet muda ala wanita jepang”

Apa yang terjadi?

Kurang dari sedetik, pasti muncul beragam alamat tulisan yang membahas tentang kecantikan ala wanita Jepang. Entah itu dari website bernama detikhealth, kompasiana, kompas wanita, femina, atau blog pribadi yang ngebahas seputar tema yang kita cari.

Nahh, pertanyaan selanjutny adalah … siapa yang ngisi tulisan di portal-portal atau website-website tsb? Karena enggak mungkin ujug-ujug muncul gitu aja, kan. Pasti sebelum-sebelumny udah ada yang nulis, udah ada yang nyediain, yang akan muncul kalau dibutuhin. Siapa yg mengisi website anneahira, ummi-online, dll? Ya, dialah yang disebut penulis konten atau content writer.

Penulis = penulis
Konten = isinya

Jadi bisa dibilang, penulis konten adalah penulis yang mengisi tulisan berbagai tema di sebuah website/portal berita/blog.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*